Gunung Pulosari

Gunung Pulosari, Gunung Vulcano Aktif

Gunung Pulosari merupakan gunung vulcano aktif, karena terdapat aktivitas fumarol yang terjadi di dinding kaldera dengan kedalaman 300 meter meski tidak ada data letusan yang pernah terjadi.
Gunung Pulosari terletak di kabupaten Pandeglang Banten dengan Ketinggian 1,350 mdpl.sangat pendek memang diantara gunung – gunung lainnya namun Keberadaan Gunung Pulosari yang dipercaya sebagai salah satu gunung keramat memiliki keunikan tersendiri, dan juga kerap dijadikan sebagai trekking padi para Pendaki Gunung.

1385547248852061990

Sejarah Gunung Pulosari

Diperkirakan Gunung Pulosari adalah tempat kramat Kerajaan Sunda, yang pernah ada antara tahun 932 dan 1030 di bagian utara provinsi Banten sekarang.

Menurut Sajarah Banten, sesampai di Banten Girang, Sunan Gunung Jati dan puteranya, Hasanuddin, mengunjungi Gunung Pulosari yang saat itu merupakan tempat kramat bagi kerajaan. Di sana, Gunung Jati menjadi pemimpin agama masyarakat setempat, yang masuk Islam. Baru setelah itu Gunung Jati menaklukkan Banteng Girang secara militer. Kemudian dia menjadi raja dengan restu raja Demak. Dengan kata lain, Gunung Jati bukan mendirikan kerajaan baru, tapi merebut tahta dari kerajaan yang sudah ada, yaitu Banten Girang[1]. wikipedia

Di Museum Nasional Indonesia di Jakarta terdapat sejumlah arca yang disebut “arca Caringin” karena pernah menjadi hiasan kebun asisten-resisten Belanda di tempat tersebut. Arca tersebut dilaporkan ditemukan di Cipanas, dekat kawah Gunung Pulosari, dan terdiri dari satu dasar patung dan 5 arca berupa Shiwa Mahadewa, Durga, Batara Guru, Ganesha dan Brahma. Coraknya mirip corak patung Jawa Tengah dari awal abad ke-10.

pemandangan gunung pulosari

Rute Jalan menuju Gunung Pulosari

untuk menuju ke gunung Pulosari ada beberapa opsi mau berkendaraan pribadi dengan motor/mobil atau naik angkutan umum jalurnya pun cukup mudah untuk dilalui, bagi yang ingin berkendara pribadi patokannya Pandeglang ke arah pertigaan Mengger, setelah sampai Mengger lurus ke arah Mandalawangi lurus terus sampai ke Pari, tidak jauh dari pasar Pari sekitar 2 – 3 km nanti ada plang tempat wisata pulosari.

Jika berkendara pribadi sekitar 3 jam – 4 jam dari arah Jakarta atau Tangerang, kalo dari serang sekitar 2 jam juga sampe ko.

Nah kalo ga mau cape kita bisa berkendara umum ko, naek mobil bis ke arah Labuan turun di pertigaan Mengger, lalu dilanjutkan naik angkot ke arah Pari, untuk harga angkutan umum Mbah kurang tau karena Mbah kesini naik motor biar menghemat dikit hehehe,,,,,,

dari jalan menuju Pos pemberangkatan lumayan jauh kalo jalan kaki, sekitar 2 Km lah,,,ya itung – itung pemanasan.

Sebelum memulai pendakian kita bisa istirahat dulu di warung – warung, disini kita bisa cek persiapan pendakian.
untuk masuk gunung ini kita dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 5000 (petualangbijak.blogspot.com, serang-banten.blogspot.com)