Syawalan, Tradisi Lebaran Ketupat

Idul Fitri di sebagian besar kota di Indonesia identik dengan makanan ketupat dan opor, tapi tidak bila kita berkunjung di desa-desa terutama di daerah Banten, Ketupat dan Opor baru bisa dinikmati sepekan atau tujuh hari setelah idul fitri, yaitu disebut dengan nama Syawalan atau Lebaran ketupat.ketupatSyawalan atau Lebaran ketupat dilakukan tujuh hari setelah Idul Fitri atau setelah melakukan 6 hari puasa syawal, masyrakat membuat ketupat untuk di bawa ke masjid sebagai jamuan untuk berkumpul dan bersilaturahim sesama masyrakat ( Ngeriung) dan halal bihalal.Inilah salah satu bentuk Akulturasi antara budaya dan islam melahirkan perpaduan yang mengesankan, syarat dengan nuansa religi, keguyuban dan harmoni. inilah salah satu faktor pola dan corak keagamaan di Indonesia yang sangat kental dengan nuansa budaya nuansa tradisi dan nuansa keberkumpulan yang guyub sesama warga.
Islam dapat diterima dengan baik oleh masyrakat Indonesia yang terkenal multikultural, dan multietnik, dan multi suku ini dikarenakan antara lain oleh pendekatan budaya yaitu akulturasi antara budaya lokal dan Islam yang menghasilkan islam yang dapat diterima oleh masyrakat Indoensia yang dikenal majemuk ini.

 

Image Source: Google.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *